Gejala Impotensi dan Diagnosa yang Tepat pada Pria

Salah satu gangguan seksual yang paling ditakuti pria di dunia adalah impotensi. Gejala impotensi bisa mematahkan semangat kaum pria, bahkan mereka cenderung menutup diri dan malas untuk melakukan hubungan seks dengan pasangannya.

Masalah seksual ini sering menjadi keluhan umum kaum pria, bahkan efeknya juga pada pasangannya. Semua wanita pasti menginginkan mendapatkan kepuasan seks yang maksimal.

Jika hal ini tidak bisa didapatkan dari pasangannya, pasti wanita akan kecewa. Tak jarang perceraian rumah tangga dipicu oleh masalah seksual satu ini.

gejala impotensi diagnosa impoten

Jangan sampai Anda dan pasangan berpisah gara-gara gangguan impotensi. Karena itu mengetahui beberapa gejala impotensi adalah hal yang tepat sebelum terlambat.

Impotensi merupakan gangguan seksual pada pria dimana pria tidak bisa menghasilkan ereksi pada penis dalam waktu yang lebih lama. Jika terjadi impotensi maka ereksi bisa berhenti sebelum penis masuk dalam vagina, bisa juga beberapa saat setelah penis penetrasi pria sudah tidak lagi ereksi.

Keadaan ini membuat patah semangat pria dan juga pasangannya. Impotensi bisa menimbulkan masalah psikologis, pria cenderung minder jika mengalami masalah ini.

Anda bisa mencegah dengan cepat masalah seksual ini dengan mengetahui beberapa gejala tanda impotensi. Jika gejala ganguan seks pada pria ini bisa segera diketahui maka Anda bisa dengan cepat mengatasinya.

Gejala Impotensi & Diagnosa Disfungsi Ereksi PRIA

Pria yang memiliki peluang besar mengalami impotensi adalah mereka yang telah berusia lanjut, tapi sekarang pria berusia di atas 40 tahun juga banyak yang mengalaminya. Beberapa gejala dari impotensi diantaranya:

  • Ereksi lambat dan tidak keras pada saat berhubungan intim, sekalipun penis mendapatkan rangsangan atau sebelum dan sesudah penis masuk dalam vagina.
  • Ereksi tidak bisa bertahan selama kontak seksual, namun ereksi bisa bertahan sampai saat dimulainya hubungan intim atau penetrasi.
  • Ereksi terjadi sangat sebentar sehingga ejakulasi bisa terjadi lebih cepat saat berhubungan intim.
  • Ereksi berlangsung selama berhubungan intim hingga terjadi ejakulasi namun ereksi akan menurun.

Jika Anda mengalami beberapa tanda-tanda gejala impotensi di atas, maka langkah awal adalah diagnosa. Anda bisa segera pergi ke dokter untuk mendiagnosa masalah seksual tersebut. Pada umumnya dokter akan melakukan diagnosa pada pria yang mengalami impotensi dengan beberapa tahap.

Beberapa tahap diagnosa impotensi diantaranya:

1. Riwayat penyakit

Dokter perlu mengetahui tentang riwayat penyakit dan kehidupan seks yang pernah Anda alami serta apa saja pengobatan yang pernah Anda lakukan.

2. Pemeriksaan fisik

Diagnosa impotensi dilakukan dengan memeriksa kondisi fisik pasien secara menyeluruh mulai dari bentuk badan, kulit hingga prostat dan genital.

3. Laboratorium

Pemeriksaan laboratorium diantaranya adalah pemeriksaan terhadap darah, urin, gula darah dan pemeriksaan terhadap testosteron serta serotonin.

4. Pemeriksaan tekanan darah pada penis

Pemeriksaan ini dilakukan setelah beberapa tahap di atas, dengan memeriksa tekanan darah pada penis maka dokter bisa melakukan langkah berikutnya untuk pengobatan.

5. Arteriografi pupendal

Untuk mengetahui pasien mengalami vaskuler insufisiensi, dokter melakukan metode arteriografi pupendal. Langkah diagnosa impotensi ini bisa mengetahui apakah ada kelainan pembuluh darah pada penis ataukah tidak.

6.Pemeriksaan NPT

Pemeriksaan NTT atau Nocturnal Penile Tunescense bertujuan untuk mengetahui jenis impotensi, apakah impotensi organik ataukah impotensi pshycogenic.

Melalui diagnosa yang tepat maka Anda bisa mencegah impotensi lebih awal. Diagnosa penyebab impotensi ini juga sangat bermanfaat untuk mengambil tindakan tepat terhadap pengobatan gangguan seksual yang sering dialami oleh pria ini. Ketahui beberapa gejala impotensi di atas, jika memang Anda mengalaminya segera periksa ke dokter untuk diagnosa awal.

Gejala Impotensi dan Tindak Lanjut Alternatif yang Alami

Hal yang alami bisa Anda lakukan ketika sudah mengalami gejala yang menunjukkan impotensi adalah dengan memulai hidup sehat dan juga membangun kebiasaan baik dalam hidup sehari-hari. (baca: 5 kebiasaan pemicu impotensi pria)

Sebab disfungsi ereksi ini memiliki banyak faktor yang berpengaruh, sehingga perlu ada kerjasama antara Anda dan istri tercinta untuk mengatasi masalah ini. Anda juga bisa membaca tips mencegah impotensi, supaya lebih waspada lagi.

Jika Anda memiliki saran lain mengenai artikel gejala impotensi dan diagnosa yang tepat ini, silahkan berikan komentar dibawah

Kamasutra Tips Cinta
cara membuat anak bagi suami istri
Bagaimana Cara Membuat Anak yang HOT & Videonya

Cara Membuat Anak adalah salah satu wujud upaya dari sepasang suami...

gaya penetrasi doggie style
Ini Dia Gaya Penetrasi Hot Agar Wanita Merem Melek

Beberapa gaya penetrasi dalam bercinta memang sangat layak dicoba untuk bisa...

daerah sensitif wanita area leher kuping
Ini Dia 10 Daerah Sensitif Wanita Agar Mudah Terangsang

Daerah sensitif wanita sangat perlu Anda eksplorasi untuk membuat istri tersayang...

error: Content is protected !!
+1
Tweet